Konfigurasi Cambium ePMP Force Series

Untuk melakukan konfigurasi perangkat Cambium Networks seri ePMP Force (seperti Force 180, Force 200, atau Force 300), Anda dapat menggunakan mode Point-to-Point (PTP) untuk menghubungkan dua lokasi atau Point-to-Multipoint (PTMP) sebagai client ISP.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mengonfigurasi perangkat Cambium Force sebagai Access Point (AP/Master) dan Subscriber Module (SM/Client):

1. Persiapan Awal & Akses Perangkat
  • Hubungkan kabel LAN dari PoE (port PoE) ke Radio Cambium Force.
  • Hubungkan port LAN di PoE ke Laptop/PC Anda.
  • Buka Control Panel > Network and Sharing Center > Change Adapter Settings.
  • Ubah IP IPv4 laptop Anda menjadi satu subnet dengan IP default Cambium.
    • IP Default Cambium: 169.254.1.1
    • IP Laptop (Contoh): 169.254.1.3 dengan Subnet Mask 255.255.255.0.
  • Buka browser (Chrome/Firefox), ketik 169.254.1.1.
  • Username & Password Default: admin / admin.

2. Konfigurasi Sisi Access Point (AP / Master)
Sisi ini bertindak sebagai pemancar utama. Setelah login, masuk ke menu Configuration > Radio:
  • Radio Mode: Pilih Access Point.
  • Driver Mode: Pilih TDD atau ePTP (Mode ePTP direkomendasikan jika link berupa PTP murni karena latensinya lebih rendah).
  • Country: Pilih negara Anda (misal Indonesia atau Other/Other-Terri jika ingin membuka semua opsi frekuensi legal).
  • Color Code: Masukkan angka bebas (misal: 10), pastikan di sisi client nanti disamakan.
  • SSID: Masukkan nama jaringan Anda (misal: Link-Utama-PTP).
  • Channel Bandwidth: Pilih 20 MHz atau 40 MHz sesuai kebutuhan bandwidth.
  • Frequency: Pilih frekuensi kosong hasil scanning agar terhindar dari interferensi.
  • Security: Pilih WPA2 dan masukkan password minimal 8 karakter.
  • Klik Save / Apply icon di pojok kanan atas, lalu masuk ke menu Configuration > Network jika ingin mengubah IP static perangkat agar sesuai dengan network management Anda. Reboot jika diminta.

3. Konfigurasi Sisi Subscriber Module (SM / Client)
Sisi ini bertindak sebagai penerima di lokasi tujuan. Login ke radio kedua menggunakan IP default, lalu masuk ke Configuration > Radio:
  • Radio Mode: Pilih Subscriber Module.
  • Driver Mode: Samakan dengan AP (TDD atau ePTP).
  • Country: Samakan dengan sisi AP.
  • Maju ke bagian Preferred AP List:
    • Klik Add.
    • Masukkan SSID yang telah dibuat di AP tadi.
    • Masukkan preshared key/password WPA2 yang sesuai dengan AP.
  • Scan List / Frequency: Centang frekuensi yang tadi dipilih di AP agar proses scanning dan locking sinyal berjalan lebih cepat.
  • Klik Save dan reboot perangkat.

4. Monitoring Hasil Koneksi
Setelah kedua perangkat menyala dan diarahkan secara fisik (pointing), Anda bisa mengecek statusnya di menu Monitor > Wireless:
  • Pastikan statusnya berubah menjadi Registered.
  • Perhatikan indikator kualitas sinyal seperti nilai RSSI (ideal di angka -50 dBm hingga -65 dBm) dan nilai SNR (semakin tinggi di atas 25-30 dB akan semakin stabil).

Type above and press Enter to search.