Konfigurasi AAU Huawei AAU5639

Konfigurasi AAU5639 Huawei dilakukan melalui Base Station (BBU) menggunakan MML (Man-Machine Language) Commands pada sistem manajemen Huawei U2020/NCE atau akses langsung LMT (Local Maintenance Terminal). AAU5639 sendiri merupakan unit antena aktif (64T64R) yang terhubung ke BBU via port eCPRI.

Berikut adalah urutan langkah konfigurasi dasar beserta perintah (command) MML yang digunakan untuk mengaktifkan AAU5639:
1. Konfigurasi CPRI / eCPRI Port
AAU5639 terhubung ke BBU menggunakan kabel optik eCPRI. Langkah awal adalah memastikan port optik pada BBU (misal board UBBP) sudah aktif.

ADD BRD: SLOTNO=4, BRDTYPE=UBBP;
SET CPRIPORT: CN=0, SRN=0, SN=4, PN=0, PORTTYPE=E_CPRI, WORKMODE=25G;
(Catatan: Sesuaikan SLOTNO dan nomor port PN sesuai dengan slot actual board UBBP Anda).
2. Menambahkan Data AAU (ADD AAU)
Perintah ini digunakan untuk mendefinisikan perangkat AAU5639 ke dalam database BBU, termasuk menentukan tipe, nomor kabinet, subrack, slot, serta port eCPRI tempat AAU terhubung.

ADD AAU: AAUINDEX=0, CN=0, SRN=0, SN=4, PN=0, TYPE=AAU5639, DESC="AAU_Sektor_1";
  • AAUINDEX: ID unik untuk AAU tersebut.
  • TYPE: Diisi dengan AAU5639.
3. Konfigurasi Sektor Logikal (ADD SECTOR)
Sektor logikal dibuat untuk menentukan arah cakupan pemancar.

ADD SECTOR: SECTORID=0, SECNAME="Sektor_1", ANTPROT=RET, CREATEMODE=MANUAL;
4. Mengonfigurasi Atribut Antena & Kemiringan Elektronik (Tilt)
AAU5639 mendukung pengaturan kemiringan antena secara digital atau Remote Electrical Tilt (RET). Konfigurasikan subunit RET untuk mengatur nilai tilt.

ADD RETDEVDATA: RETDEVINDEX=0, RETDEVNAME="RET_Sektor_1", AAUINDEX=0;
SET RETSUBUNIT: RETDEVINDEX=0, SUBUNITNO=1, DEPTILT=60;
(Nilai DEPTILT=60 berarti kemiringan elektronik diatur sebesar 6.0 derajat).
5. Mengonfigurasi Carrier (LTE TDD / 5G NR)
AAU5639 umumnya bekerja pada frekuensi 2300 MHz (Band 40/n40) atau 3500 MHz (n78). Berikut contoh command untuk menambahkan carrier 5G NR:

ADD NRCELL: NRCELLID=0, CELLNAME="5G_Cell_1", FREQBAND=78, DUPLEXMODE=CELL_TDD, SECTORID=0;
Setelah sel didefinisikan, hubungkan sel tersebut dengan AAU melalui konfigurasi pemetaan antena (Antenna Mapping).
6. Perintah Verifikasi & Pengecekan (Maintenance Commands)
Setelah konfigurasi selesai, gunakan perintah-perintah berikut untuk mengecek status operasional AAU5639:
  • Melihat status koneksi AAU:

    DSP AAU: AAUINDEX=0;
    
    Mengecek status link optik / eCPRI:

  • DSP CPRILNK: CN=0, SRN=0, SN=4, PN=0;
    
    Mengecek alarm pada AAU:

  • LST ALMF:;
    

Berikut adalah script MML Command lengkap untuk konfigurasi AAU5639 Huawei pada jaringan 5G NR di frekuensi 2300 MHz (Band n40) dengan asumsi lebar pita (bandwidth) sebesar 100MHz.
1. Konfigurasi Port eCPRI & Board
Langkah pertama adalah memastikan board UBBP dan port eCPRI siap digunakan pada kecepatan 25 Gbps.

// Mengaktifkan port eCPRI nomor 0 di slot 4
SET CPRIPORT: CN=0, SRN=0, SN=4, PN=0, PORTTYPE=E_CPRI, WORKMODE=25G;
2. Menambahkan Hardware AAU5639
Perintah untuk mendaftarkan fisik perangkat AAU5639 ke dalam sistem BBU.

// Menambahkan AAU dengan ID indeks 0
ADD AAU: AAUINDEX=0, CN=0, SRN=0, SN=4, PN=0, TYPE=AAU5639, DESC="AAU_5G_Sektor_1";
3. Konfigurasi Sektor & Antena RET
Mendefinisikan sektor logikal serta mengonfigurasi Remote Electrical Tilt (RET) internal bawaan AAU5639.

// Menambahkan Sektor logikal
ADD SECTOR: SECTORID=0, SECNAME="5G_Sektor_1", ANTPROT=RET, CREATEMODE=MANUAL;

// Menambahkan data RET dan mengatur sudut kemiringan (contoh: 6.0 derajat)
ADD RETDEVDATA: RETDEVINDEX=0, RETDEVNAME="RET_5G_Sektor_1", AAUINDEX=0;
SET RETSUBUNIT: RETDEVINDEX=0, SUBUNITNO=1, DEPTILT=60;
4. Konfigurasi Sel 5G NR (Band n40 / 2300 MHz)
Konfigurasi parameter sel frekuensi n40. Nilai NRARFCN di bawah ini merupakan nilai standar untuk frekuensi tengah n40 di kisaran 2350 MHz.

// Menambahkan Sel 5G NR dengan bandwidth 100MHz di Band 40
ADD NRCELL: NRCELLID=0, CELLNAME="5G_Cell_Sektor1", FREQBAND=40, DUPLEXMODE=CELL_TDD, NRARFCN=470000, BANDWIDTH=CELL_BW_100M, SECTORID=0;
5. Pemetaan Antena ke Sel (Antenna Mapping)
Menghubungkan sel 5G yang telah dibuat dengan kemampuan fisik pemancar AAU5639 (64T64R).

// Mengaitkan channel TX/RX sel ke perangkat AAU
ADD NRCELLANTENNAMAP: NRCELLID=0, AAUINDEX=0, TXCHNUM=64, RXCHNUM=64;
6. Mengaktifkan Sel (Cell Activation)
Setelah seluruh rangkaian konfigurasi selesai di-input, aktifkan sel agar AAU5639 mulai memancarkan sinyal.

// Mengaktifkan sel agar statusnya menjadi Up
ACT NRCELL: NRCELLID=0;
7. Perintah Pengecekan Status (Verifikasi)
Gunakan perintah ini setelah eksekusi selesai untuk memastikan tidak ada kendala:
  • DSP AAU: AAUINDEX=0; (Status operasional AAU harus Normal / Available)
  • DSP NRCELL: NRCELLID=0; (Status sel harus Active)
  • LST ALMF:; (Gunakan untuk mengecek jika ada alarm aktif pasca konfigurasi)
 

Type above and press Enter to search.