Explore
List Post

Belajar Vlan pada switch managable

Belajar VLAN (Virtual LAN) paling mudah menggunakan analogi sederhana kita misalkan dengan Gedung Kos-Kosan.
Secara singkat, VLAN adalah cara membagi satu switch fisik menjadi beberapa jaringan lokal virtual yang terpisah secara logis.



1. Istilah Penting & Analogi
  • Switch Fisik = Satu gedung kos-kosan besar.
  • VLAN = Nomor kamar kos. Penghuni kamar 101 tidak bisa mengintip atau masuk ke kamar 102 tanpa izin.
  • Access Port = Pintu kamar kos. Pintu ini hanya digunakan oleh penghuni kamar itu sendiri (satu jaringan saja).
  • Trunk Port = Lorong utama atau tangga gedung. Lorong ini dilewati oleh semua penghuni dari kamar mana pun untuk keluar gedung.
  • Tagging / Tag = Label nomor kamar pada barang. Saat barang keluar kamar lewat lorong utama, barang itu diberi label (tag) supaya tidak tertukar dengan barang kamar lain.

2. Fungsi dan Penggunaan
  • Access Mode: Digunakan untuk menghubungkan switch langsung ke perangkat pengguna (PC, Laptop, Printer). Port ini hanya membawa data untuk satu VLAN saja. 
  • Trunk Mode: Digunakan untuk menghubungkan switch ke switch lain atau ke router. Port ini bisa membawa data banyak VLAN sekaligus dalam satu kabel.
  • Tagging (802.1Q): Proses menyisipkan identitas (ID VLAN) ke dalam paket data saat melewati jalur Trunk. Tujuannya agar switch di ujung sana tahu paket data tersebut milik VLAN mana.

3. Contoh Sederhana di Dunia Nyata
Bayangkan sebuah kantor memiliki 2 Divisi: HRD (VLAN 10) dan Keuangan (VLAN 20). Kedua divisi ini terhubung ke switch yang sama, tetapi data mereka tidak boleh bercampur.
  • PC HRD dicolok ke Port 1 (Setting: Access VLAN 10).
  • PC Keuangan dicolok ke Port 2 (Setting: Access VLAN 20).
  • Hasilnya: PC HRD dan PC Keuangan tidak bisa saling berkomunikasi langsung, meskipun satu switch. Data mereka aman dan terisolasi.
  • Jika kantor menambah switch baru di lantai 2, maka Port penghubung antar switch lantai 1 dan lantai 2 harus di-setting sebagai Trunk.

Contoh sederhana:

Berikut adalah contoh konfigurasi CLI Cisco yang paling sederhana untuk memisahkan jaringan HRD (VLAN 10) dan Keuangan (VLAN 20) berdasarkan contoh sebelumnya.

1. Membuat VLAN (Membuat No. Kamar)
Langkah pertama adalah membuat ID VLAN dan memberi nama di dalam Switch.

Switch> enable
Switch# configure terminal

Switch(config)# vlan 10
Switch(config-vlan)# name HRD
Switch(config-vlan)# exit

Switch(config)# vlan 20
Switch(config-vlan)# name Keuangan
Switch(config-vlan)# exit
2. Mengatur Access Port (Pintu Kamar PC)
Langkah ini memasukkan port switch ke dalam VLAN yang sesuai agar PC yang dicolok langsung masuk ke jaringan tersebut.
  • Port FastEthernet 0/1 untuk PC HRD (VLAN 10)
  • Port FastEthernet 0/2 untuk PC Keuangan (VLAN 20) 

Switch(config)# interface fastEthernet 0/1
Switch(config-if)# switchport mode access
Switch(config-if)# switchport access vlan 10
Switch(config-if)# exit

Switch(config)# interface fastEthernet 0/2
Switch(config-if)# switchport mode access
Switch(config-if)# switchport access vlan 20
Switch(config-if)# exit
3. Mengatur Trunk Port (Lorong Utama)
Langkah ini digunakan pada port yang menghubungkan switch ini ke switch lain (misal port GigabitEthernet 0/1) agar bisa membawa data VLAN 10 dan VLAN 20 sekaligus. 

Switch(config)# interface gigabitEthernet 0/1
Switch(config-if)# switchport mode trunk
Switch(config-if)# exit
(Catatan: Pada Switch seri tinggi seperti Cisco Catalyst 3560/3750, Anda perlu mengetik switchport trunk encapsulation dot1q sebelum perintah switchport mode trunk).

4. Cara Cek Hasil Konfigurasi
Untuk memastikan konfigurasi Anda sudah benar dan aktif, keluar ke menu utama lalu ketik perintah verifikasi ini:

Switch(config)# end
Switch# show vlan brief
Hasil yang akan muncul di layar:
  • VLAN 10 | HRD | Active | Fa0/1
  • VLAN 20 | Keuangan | Active | Fa0/2

Scroll to top